Buku-Buku Tulungagung

Sejarah lokal memang menawarkan konsumsi pola pikir sederhana, tidak terlalu terbawa dengan adanya situasi dan kondisi skala besar. Namun setidaknya sejarah lokal telah menjadi bagian terbesar dari adanya suatu sejarah nasional. Sejarah telah terbukti menjadi suatu wacana intelektual bagi yang mengkajinya. Maka dari itulah setiap daerah khususnya mampu menjadi titik temu kesejarahan yang ada ada. Berbagai sifat sejarah lokal membuktikan terjadinya pergolakan, keharmonisan, maupun daya etika dan estetika bagi masyarakat. Terlahirnya buku sejarah Islam dengan ini menandakan bahwasanya figur-figur yang ada di tingkat lokal memberikan nuansa yang utuh dan dapat dijadikan dokumentasi diberbagai waktunya. Sejarah lokal memang perlu "sangat" diperhatikan, maka dari itu berbagai sentuhan halus senantiasa diperlukan untuk tidak termusnahkan peradaban masa lampau yang telah menjadi dasar pembangunan peradaban. Setiap peradaban mengalami perubahan secara dinamika kehidupan masyarakatnya, pejabat, maupun pemimpin. Seperti halnya keberadaan Masjid Agung Al Munawwar Tulungagung. Sudah mengalami perubahan fisik secara dinamis ketika adanya pemimpin baru (Bupati). Buku ini mengluas berbagai ragam masjid agung tersebut, bahkan tahun pendiriannya.




Buku ini merupakan sebuah garapan riset secara umum mewakili generasi dalam kehidupannya. Muqoddimah Ngrowo, sebuah buku yang mengisahkan dari tutur lisan mengenai peristiwa yang ada di daerah Tulungagung. Buku ini merupakan babon dari keberadaan sejarah lokal Tulungagung. Dahulu kala nama Tulungagung sendiri terkenal dengan sebutan Ngrowo, maka dari itulah istilah Ngrowo menjadi muqoddimah yang penting kaitannya sejarah lokal. Buku Muqoddimah Ngrowo menawarkan berbagai kisah masa lalu (sejarah) Tulungagung. Tutur lisan hingga tutur tulisan yang di maksud dalam buku ini adalah sebuah garapan penulis untuk mendokumentasikan kearifan lokal daerah Tulungagung. Sepuluh tahun sudah rangkaian perjalanan dalam meriset Ngrowo hingga Tulungagung membuahkan hasil berupa buku setebal lebih dari 500 halaman ini. Mayoritas tulisan dalam buku Muqoddimah Ngrowo ini terkait erat sejarah lokal Tulungagung. Maka dari itulah penulis dalam arti buku ini sebagai pancingan awal terhadap adanya sejarah dan kearifan lokal di daerah Tulungagung. Semoga buku ini menjadi pancingan awal disetiap generasi. Jauh dari kesempurnaan dan pula perlunya pengembangan riset lagi agar sejarah lokal tidak musnah.

Buku-buku penulis sudah terdaftar di ISBN Pusat Jakarta

Alamat Website ISBN

Tidak ada komentar:

Bagi temen-temen yang ingin komunikasi bisa langsung via email: guschod@gmail.com dan terima kasih atas apresiasinya selama ini. Pendokumentasian dalam bentuk tulisan ini merupakan rentetan perjalanan di lapangan.

Follow by Email

PENELUSURAN BLOG

Kontak Persahabatan

Nama

Email *

Pesan *

Artikel Terkini

Klik Gambar Menuju Beranda

Kli Gambar Menuju Koleksi Buku Hasil Penelitian